Waspada!!! 37 Warga Purworejo Positif Covid-19

Share Berita Ini!

Reviens Purworejo – Melihat kecenderungan angka warga yang dinyatakan positif Covid-19, masih banyak perilaku masyarakat yang kurang berdisiplin terkait anjuran pemerintah dalam memerangi wabah ini. Social Distancing dan memakai masker masih saja sering dilanggar. Kewaspadaan dan kedisiplinan masyarakat Purworejo untuk mengikuti protokol kesehatan, harus terus ditingkatkan. Ini menyusul semakin bertambahnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo.

Harapan tersebut disampaikan dr Darus selaku juru bicara Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam penanganan Covid-19, Jumat (01/05/2020). “Hari ini keluar hasil swab 6 orang, 4 negatif dan 2 positif. Ini berarti sudah ada 37 warga Purworejo yang positif Covid-19,’ ungkapnya.

Kedua orang tambahan tersebut satu orang berasal dari Kecamatan Grabag yang pulang bekerja pelayaran di Amerika. Sedangkan satu orang lainnya berasal dari Kecamatan Bayan, yang merupakan jamaah peserta pertemuan di Gowa.

Selain itu, dr Darus juga menginformasikan bahwa sebelumnya ada satu PDP dan satu ODP meninggal. ODP yang meninggal adalah seorang perempuan (51 tahun) warga Kecamatan Pituruh, yang berprofesi sebagai pedagang sayur.

Jenazah dimakamkan di TPU Desa Dlisenkulon, Kamis (30/04/2020) oleh tenaga medis dari RSUD Prembun dengan APD lengkap. “Selama kegiatan pemakaman berjalan dengan lancar tidak terdapat penolakan dari masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kecamatan Pituruh bekerja sama dengan pemerintah desa telah memberi sosialisasi kepada keluarga untuk melakukan isolasi mandiri. Selain itu juga rencananya akan dilakukan rapid test untuk keluarga, yang saat ini sedang diproses oleh Puskesmas Karanggetas.

Sehari sebelumnya, Rabu (29/04/2020) seorang PDP berjenis kelamin perempuan (51 tahun) warga Kecamatan Gebang, juga meninggal dunia. PDP yang berprofesi sebagai petani itu, dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Desa Pakem oleh masyarakat dengan bimbingan petugas Puskesmas Gebang. Pasien ini sudah beberapa hari sakit, meninggal dengan bronkopneunomia dan sakit jantung. Ia sempat ada kontak dengan pendatang dari Jakarta.

Sementara dari hasil rapid test di kalangan pejabat Pemkab dan anggota DPRD Kabupaten Purworejo, terdapat beberapa orang yang hasilnya RDT reaktif lemah. “Artinya hasil rapid tes masih samar tapi mengarah ke positif,” ungkap dr Darus.

Di kalangan anggota DPRD, ada 12 orang yang RDT reaktif lemah dan akan diulang sepuluh hari lagi. Satu orang meragukan, karena ada kerusakan stick, sehingga akan diulang bersama anggota dewan lain yang belum dirapid.

Sedangkan di kalangan ASN pemkab, ada empat pejabat dan satu staf yang RDT reaktif lemah. Sedangan satu hasil swab yang sudah keluar, dinyatakan negatif. (agam)

Post Author: Agam

Merupakan salah satu Reporter REVIENSMEDIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *