Rayakan Hari Santri, NU Hijaukan Kecamatan Ngombol

Share Berita Ini!

Reviens Purworejo – Arak-arakan panjang menggunakan sepeda motor dan mobil memenuhi jalanan desa di Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo. Sejak pagi pukul 08.00 WIB hiruk pikuk sudah mulai terlihat, anak-anak putra putri mengenakan Jilbab warna warni dan baju Koko dengan Kopiah serta Peci, disusul rombongan remaja, paruh baya dan kalangan orang tua. Sesekali mereka terdengar melantunkan lagu pujian dan Shollawat Nabi. Dengan terlebih dahulu berkumpul di GOWA (Gedung Olahraga Watu Aji), yang terletak di samping Markas Koramil Ngombol, Minggu (27/10), mereka terlihat antisias dan ceria memeriahkan Hari Santri 2019.

“Alkhamdullilah kemeriahan Hari Santri betul-betul terasa dengan melampaui target, jumlah peserta secara suka rela yang tercatat dalam daftar mencapai sekitar 3100 peserta, inilah semangat para santri di Kecamatan Ngombol!” kata Istafingah, SPd salah satu staf pengajar di RA Jazuliyyah Syafi’iyyah Ngombol kepada Reviens.
Terlihat dalam pawai dan arak-arakan seperti, Fatayat, Muslimat. Ansor, TPQ, Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah (Madin), Majelis Taklim, Grup Hadroh, Paguyuban Guru Ngaji, dan Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU). Mereka melintasi rute sepanjang sekitar 25 KM, melalui Desa Wonosari-Ringgit-Wunut-Cokroyasan-Seboro Pasar-Piono-Wingko-Angkruk Kethip dan kembali berkumpul di Gedung Olahraga Wesi Aji Ngombol.

 

Menurut Ketua Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Ngombol, KH Tulus Sedyo, S.Ag, dalam peringatan Hari Santri ini, semangat meneruskan perjuangan para pendahulu (Ulama, Pejuang dan Pahlawan) harus teruus digelorakan para santri era kini. “Bangkitkan rasa bangga menjadi santri mengisi kemerdekaan dan terdepan menjadi pembela NKRI!” tambahnya. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung Santri Indonesia Menjaga Bhinneka Tunggal Ika untuk Perdamaian Dunia.

Lagu Syubbanul Wathon terus menggema dalam kemeriahan Hari Santri Gedung GOWA Ngombol. “Seneng rasanya bareng teman-teman naik mobil nyanyi bareng, keliling jalanan di desa, dan dapat door prize pula!” kata Salwa dan Khanza murid RA Jazuliyyah Syafi’iyyah Ngombol.

 

Kyai Muhammad Robith Jazuli, Ketua Panitia Hari Santri Kec. Ngombol

 

Ketua Panitia Hari Santri, Kyai Muhammad Robith Jazuli menyatakan kegembiraannya melihat antusiasme warga NU dalam merayakan Hari Santri di Kecamatan Ngombol. “Kami menginginkan iklim yang sejuk di Ngombol, dan hari ini kami menghijaukan Kecamatan Ngombol dengan nuansa religius!” katanya serius.

Baru kali ini kemeriahan bisa digelar hanya dengan persiapan yang tak begitu lama dari membentuk kepanitiaan, berkoordinasi dengan instansi pemerintah, keamanan dan donatur sukarela. “Alkhamdullilah semua berjalan lancar tanpa kendala yang berarti, kami cetak kupon sekitar 1400 awalnya ternyata yang merespons untuk mendaftar bertambah sekitar 1500 jadi harus secepatnya membuat lagi kupon sebanyak itu, warga Nahdliyin secara sukarela pun saling bantu memenuhi semua yang dibutuhkan!” tambahnya mantap.

 

Sebelumnya serangkaian acara bernuansa religiuspun telah di gelar di Kecamatan Ngombol, yakni Lomba Hadroh/Rebana. Spirit mengusung nuansa aman damai dan tentram lewat seni Hadroh menjadi daya tarik tersendiri. MWC NU Ngombol selalu bersinergi dengan lembaga terkait dalam menggelar giat atau acara apapun, terlebih yang bernuansa religius seperti ini. “Kegiatan ini bisa sukses meriah dan lancar tak lain karena atas dukungan penuh serta partisipasi masyarakat dan antusiasme yang tinggi dari seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Ngombol, baik dari pemerintahan Kecamatan, Desa, Banom NU, tokoh masyarakat, Tokoh Agama, lembaga pendidikan Islam, ormas Islam, Majelis Ta’lim, kami banyak ucapkan banyak terimakasih!’ kata Kyai Muhammad Robith Jazuli menutup obrolan. (agam)

Post Author: Agam

Merupakan salah satu Reporter REVIENSMEDIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *