Pelaku Curat Di Ponpes Purworejo Tertangkap

Share Berita Ini!

Reviens Purworejo – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purworejo akhirnya mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Pondok Pesantren Ma’hadil Ulumis Syar’iyyah Plaosan RT 001 RW 001 Kelurahan Baledono, Purworejo. SA bin WS (41 th), telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini mendekam di tahanan Mapolres Purworejo. SA yang mengaku sebagai pedagang merupakan warga Dusun Cuweran Lor, Kecamatan Loano, Purworejo. Hal ini disampaikan dalam gelar perkara di Mapolres Purworejo Senin (11/2).

SA mengakui perbuatannya, dirinyalah yang melakukan pencurian sejumlah HP milik santri ponpes tersebut. Dengan mengamati situasi dan keseharian para santri, SA dengan mudah menyelinap ke dalam ruangan para santri yang tertidur lelap atau lengah meninggalkan HP nya tergeletak di meja menjelang Subuh. “Biasanya mereka tak mengunci pintu kamar pas mulai beranjak tidur.” kata SA kepada wartawan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, SA yang dibekuk polisi pada Selasa (22/1) lalu itu, kini mendekam di sel tahanan Mapolres Purworejo.

“Dalam menjalankan aksinya, tersangka SA tak sendiri dirinya berkolaborasi dengan AN yang kini dinyatakan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” jelas Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong, melalui Kasatreskrim AKP Haryo Seto Liestyawan,.

SA berhasil menggasak 4 HP dengan berbagai merk yang kini semuanya  disita dan dijadikan barang yakni 1 HP Samsung J1 warna kuning, 1 buah HP merk Samsung Galaxi J1 warna putih, 1 HP merk XIOMI REDMI 4A warna putih, serta 1 buah HP merk XIOMI REDMI 4A.

Peristiwa curat yang  terjadi pada Hari Jumat (10/3/2017), sekitar pukul 04.30 WIB, di Pondok Pesantren yang beralamat di  Plaosan, Baledono, Tersangka SA berhasil mengambil mengambil 2 buah HP, dan temannya, AN (buron), berhasil mengambil 4 buah HP. Karena kejadian ini, kerugian yang dialami para korban (Muhamad Choirul Umam, Rijalul Muttaqin, Gilang Yusuf Efendi, Muhamad Choirul Fatah, Bagas) mencapai Rp 7 juta.

“Dari hasil penyelidikan, akhirnya kami berhasil menangkap tersangka SA, dengan sejumlah barang bukti. Dari pengakuannya, dia sudah dua kali ini melakukan pencurian, di tempat yang sama,” kata AKP Haryo Seto didampingi, Kasubbag Humas, Iptu Siti Komariah.

SA  dijerat dengan pasal Pasal 363 (1) ke-3 dan ke-4 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukumannya, 7 tahun penjara. (agam)

Post Author: Agam

Merupakan salah satu Reporter REVIENSMEDIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *