Muda Ganesha Pantik Semangat Pejuang Purworejo

Share Berita Ini!

Reviens Purworejo – Julukan Kota Pensiunan untuk Purworejo sudah saatnya diakhiri sejak November 2018 lalu. Tepatnya setelah Alumni SMA Negeri 1 Purworejo yang tergabung dalam Paguyuban Muda Ganesha (MG) mendeklarasikan Purworejo Kota Pejuang yang dilakukan saat Napak Tilas Perjuangan Tentara Pelajar pada tangal 11 November 2018.

Usaha membranding Purworejo Kota Pejuang terus dilakukan secara kontinyu dengan semangat meneruskan perjuangan para pahlawan dan mengisi kemerdekaan. MG bersama Ganesha Voice (GV) SMAN 1 Purworejo menggelar Lomba Paduan Suara (Padus) dan Sosilisasi Lagu berjudul “Purworejo Kota Pejuang” karya Yosafat AS, Minggu (25/8) di Gedung Aula SMAN 1 Purworejo.

Gelaran ini diikuti 16 grup Padus sekolah dari tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Purworejo. Drs. Dwi Wahyu Atmaji MPA, Ketua Umum MG yang juga menjabat Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), hadir dan membuka acara secara langsung.

“Purworejo dianugerahi banyak pejuang dan pahlawan besar. Secara historis banyak pejuang lahir dari sini berjuang untuk kemerdekaan NKRI, tak sembarang kota punya tokoh-tokoh besar seperti Purworejo. Harus kita syukuri dan sadari kita semua punya darah keturunan pejuang. Untuk era kini, Pejuang tak hanya perang lawan penjajah, tapi juga perangi kemiskinan dan kemalasan buat Purworejo agar lebih maju dan sejahtera.” kata Dwi wahyu Atmaji bersemangat saat ditemui Reviens di SMAN 1 Purworejo.

Yosafat AS penggubah lagu Purworejo Kota Pejuang

Menurutnya, gelaran ini merupakan kontiyuitas Deklarasi Purworejo Kota Pejuang yang dilakukan setelah gelaran Napak Tilas Perjuangan Tentara Pelajar tahun lalu. Lagu karya Yosafat bertempo Dimarcia ini, sebelumnya telah didistribusikanke sekolah-sekolah dalam bentuk master rekaman yang dinyanyikan oleh tim paduan suara SMAN 1 Purworejo (Ganesha Voice).

Muda Ganesha terus akan mem- branding Purworejo Kota Pejuang. Dengan memanfaat momen seperti ini, semua terus berjuang mengisi kemerdekaan. “Ini merupakan tanggung jawab semua komponen masyarakat, akdemisi, aparat Pemkab, keamanan dan termasuk pelajar.. Ini yang perlu dicatat dari Purworejo, kota kecil ini telah banyak menyumbangkan semangat kebanggsaan Indonesia bersatu!” tambahnya optimis.

“Lagu ini akan menjadi milikkita bersama, bukan hanya MG, SMAN 1 Purworejo, atau pelajar, untuk memantik para pejuang era kekinian di Purworejo,” ungkapnya.

Dirinya berharap, esesni ruh pejuang seperti berani karena benar, pantang menyerah, berjiwa sosial, dan cinta tanah air dapat benar-benar terwujud di kalangan generasi muda. Hal itu akan menjadi modal untuk membangun Purworejo pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Ide-ide segar nan inovatif MG dalam upaya memantik semangat perjuangan di Kabupaten Purworejo mendapat apresiasi dari Kepala SMAN 1 Purworejo, Padmo Sukoco MPd. Apalagi hal itu seirama dengan visi dan misi SMAN 1 yang menekankan pada pendidikan karakter.

Dwi wahyu Atmaji

“Disamping nilai seni, lomba paduan suara ini juga menguatkan karakter siswa,” kata Padmo.

Menurut , siswa kelas XII MIPA-7 selaku Ketua Panitia Lomba Padus, Dian Ramadhan Yuwono, bahwa lomba diikuti 9 grup kategori SMA dan 7 grup kategori SMP sederajat. Masing-masing grup menampilkan lagu wajib “Purworejo Kota Pejuang” dan 1 lagu nasional dari beberapa lagu pilihan yang disediakan, yakni “Api Kemerdekaan, Syukur, Gugur Bunga, Satu Nusa, Dirgahayu Kemerdekaan, “SMAN 1 bertindak sebagai penyelenggara saja dalam acara ini. Lomba kali ini merupakan babak penyisihan dan masing-masing kategori diambil 5 finalis. Babak final akan kita adakan tanggal 31 Agustus 2019,” kata Dian.

Dari hasil penilaian juri diketahui, 5 finalis pada kategori SMP yakni SMPN 1, SMPN 2, SMPN 19, SMPN 22, dan SMPN 36 Purworejo. Sementara 5 finalis kategori SMA yakni SMAN 2, SMAN 6, SMAN 7, SMAN 9, dan SMK Penabur Purworejo.

Masing-masing finalis mendapatkan hadiah senilai Rp500 ribu. Selanjutnya pada babak final nanti, mereka akan memperebutkan hadiah juataan rupiah yang telah disiapkan panitia. (agam)

Post Author: Agam

Merupakan salah satu Reporter REVIENSMEDIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *