Keluarga Positif Covid-19 Dievakuasi Ke RSUD dr Tjitrowardojo

Share Berita Ini!

Reviens Purworejo – Setelah berkejaran dengan waktu dan polemik yang mengemuka sekaligus kekhawatiran warga Purworwjo beberapa saat terjawab sudah. “Saya rasa lebih baik dan lebih terkontrol mereka yang PDP dan positif ditempatkan di ruang khusus di Rumah Sakit lah…kita semua bukannya menghakimi mereka dengan stigma covid-19 terus kita jauhi..bukan itu..ini untuk kepentingan mereka yang sakit dan kita semua juga biar sehat!” kata Irwan warga Kauman kepada Reviens.

 

 

Dua orang warga Purworejo yang dinyatakan positif terpapar virus Corona (Covid-19), telah dievakuasi ke ruang isolasi RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo, Kamis malam (09/04/2020). Selain dua orang yang merupakan bapak dan anak itu, turut dievakuasi juga sang istri, meskipun hasil test swab-nya belum keluar.

 

Informasi tersebut disampaikain dr Darus selaku juru bicara Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam penanganan Covid-19, Jum’at (10/04/2020). Dikatakan bahwa ketiganya dievakuasi ke RSUD bukan karena sakit, namun karena pertimbangan non medis.

 

Dr Darus kembali menjelaskan bahwa sebenarnya sesuai dengan prosedur yang berlaku, orang yang positif Covid-19 namun tidak ada keluhan, tidak perlu menjalani perawatan di rumah sakit. Yang bersangkutan bisa melakukan isolasi mandiri, dengan pengawasan dan pemantauan yang ketat.

 

“Namun dengan pertimbangan munculnya keresahan di tengah masyarakat yang khawatir tertular, maka keluarga tersebut akhirnya kita evakuasi ke RSUD dr Tjitrowardojo,” jelasnya.

 

Dr Darus juga menampik anggapan sebagian masyarakat bahwa warga positif Covid-19 itu tidak diisolasi di rumah sakit, karena merupakan seorang pejabat di jajaran Pemkab Purworejo. “Ini bukan masalah pejabat atau rakyat biasa, tapi karena prosedurnya memang seperti itu. Rakyat biasa-pun kalau positif Covid-19 tapi kondisi kesehatannya membaik, bisa diisolasi di rumah masing-masing,” katanya.

 

Lebih lanjut Ia menganalogikan dengan kasus yang terjadi di negara-negara yang korban akibat Covid-19 sangat banyak. “Kalau korban terus bertambah, rumah sakit bisa kekurangan ruang isolasi utamanya bagi PDP atau yang positif dengan kondisi kesehatan benar-benar bermasalah. Sehingga yang terkonfirmasi positif namun kondisi kesehatannya membaik ya dipulangkan saja untuk isolasi mandiri di rumah,” katanya menyudahi obrolan. (agam)

Post Author: Agam

Merupakan salah satu Reporter REVIENSMEDIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *