IIDI Cabang Purworejo Bukber Ceria Bersama 100 Anak Yatim Dan Dhuafa

Share Berita Ini!

Reviens Purworejo – Keceriaan dan canda tawa terpancar di wajah anak-anak yang berkumpul di Aula Hotel Sanjaya Inn sore itu, Sabtu 11/05. Ratusan anak yatim dan kaum dhuafa seputar Purworejo berkumpul mendengarkan tausiyah Ustadz Guntur.

“Kita sangat syukuri suasana kegembiraan dan keceriaan seperti ini, coba lihat anak-anak dan warga Timur Tengah seperti di Suriah dan Palestina, beribadah di bulan Ramadhanpun di bawah ancaman perang yang senantiasa mengancam jiwa!” kata Ustadz Guntur.

Kegiatan yang digelar oleh Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Purworejo yan bertajuk “Buka Bersama & Berbagi Kasih 100 Anak Yatim dan Dhuafa” sejenak melupakan kesedihan para anak yatim dan kaum dhuafa yang kenyang dengan kegetiran.

Nova (7th) salah satu anak termuda penguhuni Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Danukusumo Purworejo mengungkapkan rasa suka citanya, “Seneng ikut diundang buka bersama dan dihibur permainan eh di beri hadiah door prize pula!”

Sesekali secara intermezzo panitia menunjuk salah satu anak untuk mengucapkan satu dua hafalan Surat pendek dari Kitab Suci Al Qur’an. Dan merekapun berebut tunjuk jari untuk mendapat kan hadiah yang banyak disediakan oleh IIDI.

Berbagai permainan seperti Penguine Dance dengan gerakan yang lucu, Pesan Berantai melatih konsentrasi dan menyanyi bersama Tombo Ati, terasa betul mereka seperti menemukan obat kesedihan hati sore itu.

Ketua IIDI Cabang Purworejo, Ny. Henny Syamsul Burhan menyatakan bahwa di Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini keluarga besar IIDI mengajak anak-anak Yatim dan Dhuafa berbuka bersama dan berbagi kasih.

 

“Ini seperti family gathering IIDI Cabang Purworejo melebur dengan keceriaan mereka, bernyanyi, berbagi kasih sayang dan berbagi apa yang kita punya dengan mereka, juga memberi semangat dan memotivasi bersama!”

Begitu kumandang Adzhan Magribh terdengar, segera saja semua membatalkan puasa dengan segelas minuman, makanan kecil dan bergegas berbaris dalam antrian rapi menunggu giliran berwudhu. Selepas Sholat Maghrib berjamaah, buka bersama menyantap nasi dan lauk ayam bakar yang lezat.

“Alkhamdullillah ini bisa berbagi dengan mereka, insyaalloh kami akan menjadikan acara seperti ini acara tetap yang selalu peka terhadap apa yang ada di sekeliling kita, termasuk berbagi dengan anak yatim dan Dhuafa!” tambah Ny. Henny.

Menurut Eko (16th) salah satu anak Yatim yang berasal dari Kecamatan Loano, Ramadhan memang sejenak membuat dirinya terhibur. “Banyak kegiatan Islami dan diundang dalam berbagai acara religius, membuat kami seperti diakui keberadaannya, ya seperti acara ini bisa bergembira bersama menikmati hidangan yang lezat, kadang pula kami bergilir di undang untuk memakmurkan masdjid di beberapa tempat di Purworejo dengan berbagai kegiatan!” kata Eko kepada wartawan.

Di akhir acara, sebelum pulang, amplop berisi sejumlah uang dan sembako di bagikan. “Alloh menjanjikan syurga kepada siapa saja yang selalu ingat dan berderma menyisihkan sebagian hartanya untuk kaum dhuafa dan anak Yatim yang ada di sekeliling kita!” pesan Ustadz Guntur mengiringi akhir acara. (agam)

Post Author: Agam

Merupakan salah satu Reporter REVIENSMEDIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *