Guru TK Purworejo Tetap Semangat Cerdaskan Generasi Bangsa

Share Berita Ini!

Reviens Purworejo – Ribuan dari guru TK yang tergabung dalam keluarga Besar IGTKI-PGRI se-Kabupaten Purworejo berkumpul memenuhi GOR WR. Soepratman, Selasa (25/6) mengikuti acara Silaturahmi Halal Bi Halal sekaligus puncak HUT IGTKI-PGRI ke-69.

 

Setelah serangkaian kegiatan digelar sebelumnya seperti lomba inovasi pembelajaran, membuat alat peraga gambar berseri, finger painting, membuat story reading dan mengukir Buah Semangka. Dengan mengusung tema, “Mewujudkan Guru Taman Kanak-Kanak Sebagai Pengerak Perubahan Menuju Indonesia Cerdas dan Berkarakter Dalam Revolusi Industri 4.0”, para guru TK yang posisinya berada di garda terdepan pendidikan generasi muda, terus mencoba melawan isu krisis dan ironisme dalam dunia pendidikan.

“Isu mengenai krisis karakter generasi yang makin diambil alih oleh pesatnya teknologi, terus kami imbangi dengan menanamkan pendidikan adab, etika yang terbaik buat anak-anak di institusi paling dini ini!” kata Supriasih, SPd ketua panitia (Seksi organisasi IGTKI pwrjo).

 

Dalam keterbatasan kemampuan dan tingkat kesejahteraan, para guru TK harus berjibaku memperjuangkan tantangan zaman yang kadang punya kecenderungan semakin permisif dan kontradiksi dengan misi pendidikan. Apalagi para guru TK yang berjuang di daerah pelosok desa dan statusnya yang masih honorer, masih harus berjuang untuk kesejahteraan diri dan keluarganya, juga punya tanggung jawab menjaga asa serta mengawal proses pembentukan generasi bangsa.

 

Menurut Supriasih, perhatian orang tua harus ekstra dikedepan di rumah, sekolah hanya mengawal berapa jam saja. Dalam guyuran siraman rohani KH. Yazid Al Anshori, S. Sy yang juga Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah TBS Al Fathonah Purworejo, para guru TK diharap tetap istiqomah mendidik anak-anak generasi bangsa diusia dini. Tausiyah yang koheren dengan situasi yang ada, paling tidak memberi semangat supaya para pembentuk karakter generasi bangsa ini.

“Beberapa Guru TK boleh jadi tak seberapa pendapatanya, mungkin kadang hanya mendapat 2 M Maturuwun Mbak, namun juga punya tanggung jawab sama bojo dan anaknya, ngopeni rumah tangga!” Tetap semangat semua butuh proses, begitu pesan KH. Yazid Al Anshori.

 

Keceriaan memang terpancar sat mereka bertemu rekan-rekan senasib dan seperjuangan di ruangan GOR WR. Soepratman, sejenak mereka bermain layaknya anak-anak kecil bermain, berlomba dan bersaing positif dalam lomba mengukir Buah Semangka dan menyajikan dalam display semenraik mungkin.

 

“Alkhamdullillah bisa ketemuaan sama teman-teman dengan banyak kisah dan berbagai pengalaman dalam acara halal bi halal serta perayaan HUT IGTKI PGRI ke-69 ini!” kata Indri salah seorang guru TK yang akrab disapa dengan sebutan Cemplon.

 

Semangat Cemplon dan ribuan rekan seperjuangan ini pantas mendapat apresiasi tulus dari para orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah taman kanak kanak seluruh Purworejo.

Kecuali ribuan guru TK, acara ini dihadiri oleh tamu undangan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, SH MM, didampingi Kasi Paud, Kabid Paud, Ketua PGRI, Bunda Paud Kabupaten Purworejo, Himpaudi, dan Penilik PAUD Se-Kabupaten Purworejo. Dalam HUT IGTKI PGRI yang Ke- 69 ini semua elemen institusi pendidikan diharapkan selalu siap menjaga tantangan jaman bersinergi lembaga manapun baik formal maupun informal juga lembaga bernama keluarga dan masyarakat. (agam)

Post Author: Agam

Merupakan salah satu Reporter REVIENSMEDIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *