Dua Caleg Terpilih Dicoret KPU Purworejo, Wajah Baru Dominasi DPRD Purworejo

Share Berita Ini!

Reviens Purworejo  – KPU (Komisi Pemilihan Umum) Purworejo Gelar Rapat Pleno Terbuka membahas Penetapan Perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Purworejo hasil Pemilu 2019 di Sanjaya Inn, Sabtu (10/8). Hadir dalam acara ini Ketua KPU Purworejo, Dulrokhim didampingi 4 Komisioner KPU, Bawaslu, Forkopimda dan Partai Politik peserta Pemilu 2019.

KPU Purworejo mencoret dua Caleg (Calon Legislatif) terpilih dinyatakan gagal karena permasalahan hukum. Mereka adalah Ghofururochim dari Partai Keadilan Sejahtera di Dapil Purworejo VI (Kecamatan Gebang, Loano dan Bener) dan Endang Tavip Handayani dari Partai Gerindra yang berlaga di Dapil V Purworejo (Kecamatan Kemiri, Pituruh dan Bruno)
Keduanya dinyatakan terbukti melanggar aturan main, Endang Tavip diputuskan bersalah oleh Pengadilan Tinggi Jawa Tengah di Semarang sesuai Surat Keputusan nomor 134/Pid.Sus/2019/PT SMG atas pelanggaran tindak pidana pemilu berupa penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye.

Sementara Ghofururrochim ditetapkan bersalah oleh Pengadilan Tinggi Semarang dengan surat putusan Nomor 197/Pid/2019/PT SMG tentang vonis bersalah atas tindakan pelanggaran pemilu berupa money politic.
Menurutnya Dulrokhim, keduanya telah diproses dan menjalani hukuman sesuai dengan ketentuan. Praktis keduanya tidak lagi memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai anggota DPRD Purworejo 2019-2024 dan dibatalkan keikutsertaanya.

Widya Astuti, Komisioner KPU Purworejo Divisi Pemantauan, Pemungutan, Pemungutan Suara, Data dan Informasi mengatakan, kursi yang seharusnya untuk Endang Tavip akan diisi oleh Muhammad Fahrudin yang berada di bawahnya yang meraup dukungan suara 231 sedangkan Ghofururochim digantikan oleh Mustakim.

Dari 45 nama anggota DPRD yang ditetapkan, wajah baru mendominasi, yakni sebanyak 25 sebagai pengemban amanah rakyat, sementara sisanya diisi oleh Caleg incumbent yang berhasil kembali melenggang duduk sebagai wakil rakyat.

“Parpol peserta yang tidak mendapat kursi adalah PSI, Perindo, PKPI, Garuda, Berkarya, dan PBB,” ungkap Dulrohim.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih menjadi The Ruling Party di Purworejo dengan meraup 10 kursi, disusul Partai Golkar 8 kursi, sedangkan Partai Demokrat mampu bertahan dengan menempatkan 6 orang wakilnya.

Ada 3 partai yang mendapatkan 5 kursi yakni Partai PKB, Gerindra dan Nasional Demokrat. Dua parpol mendapatkan 2 kursi yakni PKS dan PPP. Dua kursi tersisa dimiliki oleh Hanura dan PAN. Rencananya, ke-45 anggota yang telah ditetapkan akan dilakukan pelantikan dan diambil sumpahnya sebagai anggota DPRD pada Rabu (14/8). (agam)

Post Author: Agam

Merupakan salah satu Reporter REVIENSMEDIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *