Dorong Ramaikan Pasar Baledono, Ridati Purworejo Minum Cendol Dawet

Share Berita Ini!

Reviens Purworejo – Sepinya pasar yang sering dikeluhkan para pedagang Pasar Baledono Purworejo membuat beberapa kalangan terketuk untuk turun tangan. Salah satunya organisasi perempuan, Ridati (Rukun Ibu daerah Tingkat II) Purworejo dengan menggelar acara periksa kesehatan gratis, Senin (30/9).

 

Masyarakat semua lapisan baik pedagang maupun pengunjung bisa memeriksakan diri, meliputi, tekanan darah, golongan darah, kolesterol, berat badan dan lain-lain.

 

“Hari ini kami menggelar periksa kesehatan gratis, membagikan paket makanan dalam kardus kepada masyarakat yang melintas di seputar Pasar Baledono Purworejo!” kata istri Bupati Purworejo, Hj. Fatimah Verena Prihastyari, SE, sebagai Pembina Ridati.

 

Kondisi lesunya tingkat penjualan dan transaksi yang sering disuarakan pedagang Pasar Baledono hari itu didengar dan direspons oleh para perempuan Ridati. Mereka berjalan berkeliling menyusuri lorong-lorong kios di lantai satu sampai lantai atas.

 

 

“Ya kami mendengar dan mencoba merespons suara para pedagang di sini, acara ini tak lain juga untuk mendorong ke arah sana!: tambah Verena.

 

Beberapa pedagang dan pengunjung memanfaatkan acara periksa gratis ini dengan antusias. Selesai memeriksakan kesehatan, mereka secara suka cita mengajak berfoto bersama istri orang nomor satu di Purworejo itu.

 

“Maturnuwun bu sampun dilarisi Dawet dan Cendolnya, bolehkah saya mohon foto bersama buat kenang kenangan!” kata Nyonya Amini penjual Cendo Dawet di lantai atas girang.

 

Cendol Dawet khas Pasar Baledono Purworejo terkenal dengan rasa manis gula Jawa asli tanpa zat aditif apapun. “Yang ini dari dari Cincau nya dari daun pilihan yang sudah siap petik, daun Cincau Berbulu halus khas olahan rumahan lo!” tambah Amini meyakinkan.

 

 

Dengan Rp. 3.000,- segelas Cendol Dawet dan Cincau segar para pengunjung dan anggota Ridati menikmati kesegaran minuman sehat khas Pasar Baledono.
“Siapa lagi yang akn mendorong perekonomian masyarakat dan Pasar Baledono kalau bukan kita yang tinggal di Purworejo, nggak sah jauh-jauhlah kalau mau belanja ya cukup di Pasar Baledono saja!” tambah Bu Atun mengamini ajakan Ridati Purworejo.

 

Pasar kebanggan masyarakat Kabupaten Purworejo yang pernah terbakar ini kini mulai menggeliat memperlihatkan kebangkitannya sebagai pusat perekonomian. Beberapa sarana canggih telah diaplikasikan di sini, seperti tangga berjalan, yang memanjakan para pedagang dan pembeli naik turun lantai. Ridati selalu siap mendorong bangkitnya perekonomian di Pasar Baledono. (agam)

Post Author: Agam

Merupakan salah satu Reporter REVIENSMEDIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *