5 Tersangka Aksi Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur Diamankan Polisi

Share Berita Ini!

Reviens Purworejo –Lima tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan anak dibawah umur korban Kembang (15th), siswi sebuah SMP di Purworejo, merupakan warga sebuah desa di Banyuurip. Belum lama ini ditangkap Satreskrim Polres Purworejo.

Para tersangka yakni TP (15th), warga Semagung, Kecamatan Bagelen, SP (15th), warga Cangkrep Lor, Kecamatan Purworejo, DA (18th), warga Semagung, Kecamatan Bagelen, SR (22th), warga Cangkrep Lor, Kecamatan Purworejo, AR (26th), Pacekelan, Kecamatan Bagelen. Dua dari kelima tersangka itu masih berstatus pelajar sebuah SMK di Purworejo.

“Dua diantaranya masih dibawah umur. Peran dan aksi kelimanya, dimulai dengan penjemputan terhadap korban, ada yang melakukan pencabulan, dan ada yang melakukan persetubuhan,” jelas Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong, melalui Kasatreskrim AKP Haryo Seto Liestyawan, Selasa (26/2).

Menurut Haryo Seto, peristiwa pencabulan dan persetubuhan yang dialami Bunga, terjadi pada Rabu (13/2), di sebuah rumah, yang terletak di wilayah Desa Jenar Wetan, Purwodadi. Awal kronologi dimulai pada Selasa (12/2) siang, korban dijemput di sekolahnya oleh tersangka SR dan TP, dengan sebuah mobil Avanza, kemudian dibawa menuju sebuah rumah di Jenar Wetan.

Sesampai di rumah yang dituju, para tersangka sudah merencakan aksinya dengan mempersiapkan minuman keras jenis Ciu. Korbanpun lantas dicekoki miras jenis ciu hingga mabuk dan tak sadarkan diri. Tak lama, para tersangka melakukan aksinya, mencabuli dan menyetubuhi korban secara bergantian. Hal ini berlangsung sampai malam hari. Baru pagi harinya, korban diantarkan pulang oleh tersangka SR, dengan diturunkan di pinggir jalan dekat rumah.

“Kakek korban yang cemas dan curiga karena cucunya tak pulang semalam menanyai cucunya itu. Korban menangis menceritakan apa yang dialaminya. Tak berapa lama kakek korban melaporkannya ke polisi pada Rabu (13/2),” tambah Kasat Reskrim Polres Purworejo.

Berdasarkan laporan korban, akhirnya polisi melakukan pemeriksaan dan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil mengamankan kelima tersangka pada Senin (18/2).

Polisi menyita beberapa barang bukti, antara lain, kerudung warna putih, rok panjang biru, baju OSIS, kaos dalam, celana dalam pink, satu unit mobil Avanza, satu botol Aqua berisi sisa minuman keras Ciu, gelas kecil, serta satu buah seragam sebuah sekolah berwarna Biru lengkap dengan nama salah satu tersangka.

Para tersangka, menurut Haryo Seto, dijerat dengan pasal 82 (1) dan atau pasal 81 (2), UU RI no 17 tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU no 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU RI no 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara, maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Haryo Seto, yang didampingi Kasubbag Humas Polres Purworejo, Iptu Siti Komariah dalam Konferensi Pers hari itu. (agam)

Post Author: Agam

Merupakan salah satu Reporter REVIENSMEDIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *